• Waktu Ideal Berolahraga

    Meluangkan waktu olahraga di tengah padatnya aktivitas kerja terkadang menjadi persoalan sulit. Padahal, hanya perlu beberapa menit demi mempertahankan kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Kebutuhan olahraga seseorang per hari tak sama....

  • Cara Menghilangkan Stress Tanpa Obat

    Bila emosi sudah tidak bisa dibendung, alihkan perhatian Anda untuk sejenak fokus pada sesuatu yang baru. Misalnya melihat ke jendela, menyeruput teh hangat, atau memperhatikan pohon yang tertiup angin. Biarkan imajinasi Anda bebas untuk sesaat...

  • Olahraga

    Latihan sering dan rutin sehari-hari membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu mencegah “penyakit kemakmuran” seperti: penyakit jantung, penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Hal ini juga meningkatkan kesehatan mental, dan mencegah depresi....

  • Diet

    Menjadi terlalu gemuk atau kurus tidak baik untuk Anda. Dokter anda dapat memberitahu Anda jika Anda berada di bawah atau di atas berat badan. Olahraga dan makanan yang Anda makan dapat mengubah berat badan, jadi ingatlah bahwa dalam pikiran....

Tampilkan postingan dengan label KAHASIAT BUAH. Tampilkan semua postingan

Manfaat Buah Semangka

Manfaat Buah Semangka- Sapa yang tidak kenal nama buah satu ini?, selain untuk pencuci mulut dan juice, buah ini mempunyai beberapa manfaaat dan khasiat.

Ada beberapa manfaat buah semangka yang akan kita dapat apa bila mengkonsumsi buah ini, barikut manfaatnya:

Menetralisi Tekanan Darah
Buah semangka sangat bermanfaat bagi pengidap Hipertensi. Kandungan air dan kaliumnya yang tinggi bisa menetralisasi tekanan darah.

Mempergiat Kerja Dan Jantung
Semangka dapat juga mempergiat kerja jantung, Antioksidannya terrmaksuk betakaroten dan vitamin C membantu sel-sel tubuh tetap sehat.

Mencegah Kanker
Menurut informasi yang saya dapat bahwa buah semangka dapat mencegah timbulnya penyakit yang mematikan (kanker), jadi tidak ada salahnya untuk kita konsumsi.

Mencegah Sariawan
Bagi anda yang sering terkena sariawan ,sangat cocok mengkonsumsi buah semangka.

Merangsang Keluarnya Air Seni
Semangka juga memiliki khasiat untuk merangsang keluarnya air seni lebih deras, jadi sangat bermafaat bagi anda yang mengalami susah buang air kecil.

Meningkatkan Kesuburan
Likopen dalam semangka juga menyumbangkan kasiat khusus untuk pria. Buah ini bisa meningkatkan kesuburan dan membantu membangkitkan gairah seksual pria.

Menurunkan Demam
Tidak di sangka bahwa buah semangka juga dapat menurunkan demam.

Manfaat Buah Melon

Manfaat Buah Melon Bagi Kesehatan - Siapa yang tidak kenal dengan buah yang satu ini?, buah yang mengandung banyak air ini paling enak dibuat campuran es buah apa lagi di santap saat buka puasa. bukan hanya itu buah ini juga mengandung berbagai manfaat untuk kesehatan.

asyiek bukan?, Mengkonsumsi buah melon, selain untuk mencuci mulut dapat juga mengobati beberapa penyakit. Dan ini beberapa manfaat buah melon bagi kesehatan yang saya ketahui:


Menurunkan Resiko Serangan Penyakit Jantung Dan Stroke
Selain enak untuk di konsumsi daging dan airnya, buah melon ternyata dapat juga menurukan resiko serangan jantung dan stroke.
 
Mencegah Kanker
Kanker sangat berbahaya bagi tubuh, dan sebelum tubuh kita di tumbui bibit-bibit kanker lebih baik kita mencegahnya dengan mengkonsumsi buah melon agar kemungkinan kecil kita tidak akan terserang penyakit kanker.
 
Mencegah Penggumpalan Darah
Buah melon juga dapat mencegah penumpukan sel darah merah dalam tubuh dan buah ini dapat melancarkan darah.

Melancarkan BAB Dan Menegah Sembelit
Buah melon dapat melancarkan buang air besar makan nya konsumsi buah melon bagi anda yang mengalami masalah dalam percenaan dan kandungan buah melon ini sangat baik untuk melancarkan percenaan agar tidak mengalami sembelit.

Mencegah Dan Dapat Menyembuhkan Panas Dalam
Selain dapat menyembuhkan dan mencegah penyakit, buah ini juga dapat mencegah dan menyembuhkan panas dalam.

Menyembuhkan Penyakit Ginjal
Buah melon memiliki daya diuretik yang sangat baik, sehingga dapat menyembuhkan penyakit ginjal dan eksim yang parah dan akurat.

Manfaat Buah Kurma

Manfaat Kurma Untuk Kesehatan - Bulan ramahdan akan segera berakhir, segala kehangatan pernah terasa di bulan penuh berkah itu,tak luput orang mengkonsumsi kurma untuk santapan buka puasa sebagai pelepas rasa lapar saat seharian berpuasa.

Namun dibalik rasa kurma yang  manis seperti madu,terdapat berbagai macam manfaat untuk kesehatan, jadi tidak ada ruginya kita mengkonsumsinya saat bulan puasa. Apa saja kah manfaat kurma untuk kesehatan:

Mengatasi Diare
Kurma mengandung kalium yang bermanfaat untuk menyembuhkan diare.selain mudah dicerna kurma sangat ampuh untuk mengatasi masalah diare.

Dapat Menghilangkan Mabuk dari Pengaruh Alkohol
Kurma di kenal sebagai obat penawar alkhohol. Untuk mendapatkan hasil maksimal,kurma harus digosok dan direndam dulu selama satu malam. Nah, anda bisa memakai ramuan ini sebagai penawar alkohol.

Dapat Mengatur Metabolisme Tubuh
Kurma bagian penting bagi orang yang melakukan diet sehat. Cemilan manis ini mengandung gula,lemak,protein dan vitamin esensial.

Dapat Mengatasi Sembelit
Kurma sangat bermanfaat bagi orang yang menderita sembelit.

Mengobati Penyakit Yang Berhubungan Dengan Usus
Kandungan nikotinat kurma bermanfaat untuk menyembuhkan segala jenis gangguan usus. konsumsi kurma secra teratur karna dapat mengontrol jumlah bakteri dalam usus.

Dapat Menjaga Kesehatan Jantung
Kurma dapat menjaga kesehatan jantung, caranya rendam kurma selama satu malam dan haluskan, kemudian minum ramuan ini secara rutin 2kali seminggu.

Dapat Mengobati Kanker Perut Seperti Usus
Kurma bekerja sebagai tonik yang bisa mengobati kanker perut. Selain tidak memiliki efek samping, kurma sangat mudah di cerna.

Dapat Mengatasi Lemah Syahwat
Kurma dapat meningkatkan stamina layaknya viagra. Rendam kurma di dalam susu kambing segar semalaman. Kemudian blend susu dan kurma sampai merata.Tambahkan kapulaga bubuk dan madu. Tonik ini bisa meningkatkan daya tahan seks dan menyembuhkan kemandulan akibat gangguan fungsional.


Khasiat Buah Nanas


Nenas (Ananas comosus (L.) Merr.)
Sinonim : A. Sativus Schult., Ananassa sativa Lindl., Bromelia comosa L.
Familia : Bromeliaceae.

Uraian :

Nanas berasal dari Brasil. Di Indonesia, nanas ditanam di kebun-kebun, pekarangan, dan tempat-tempat lain yang cukup mendapat sinar matahari pada ketinggian 1-1300 m dpl. Nanas merupakan tanaman buah yang selalu tersedia sepanjang tahun.

Herba tahunan atau dua tahunan, tinggi 50-150 cm, terdapat tunas merayap pada bagian pangkalnya. Daun berkumpul dalam roset akar dan pada bagian pangkalnya melebar menjadi pelepah. Helaian daun bentuk pedang, tebal, liat, panjang 80-120 cm, lebar 2-6 cm, ujung lancip menyerupai duri, tepi berduri tempel yang membengkok ke atas, sisi bawah bersisik putih, berwarna hijau atau hijau kemerahan.

Bunga majemuk tersusun dalam bulir yang sangat rapat, letaknya terminal dan bertangkai panjang. Buahnya buah buni majemuk, bulat panjang, berdaging, berwarna hijau, jika masak warnanya menjadi kuning. Buah nanas rasanya enak, asam sampai manis. Bijinya kecil, seringkali tidak jadi. Buahnya selain di makan secara langsung, bisa juga diawetkan dengan cara direbus dan diberi gula, dibuat selai, atau dibuat sirop.

Buah nanas juga dapat digunakan untuk memberi citarasa asam manis, sekaligus sebagai pengempuk daging. Daunnya yang berserat dapat dibuat benang ataupun tall. Tanaman buah nanas dapat diperbanyak dengan mahkota, tunas batang, atau tunas ketiak daunnya.

Nama Lokal :

Sumatera: ekahauku (Enggano), anes (Aceh), nas (Gayo), henas, kenas, honas, hanas (Batak), gona (Nias), asit, nasit (Mentawai), enas, kanas, nanas (Melayu), aneh, naneh (Minangkabau), kanas, kanyas, nas, nyanyas (Lampung). Jawa: danas, ganas (Sunda), nanas (Jawa); lanas, nanas (Madura): Kalimantan: kanas, samblaka, malaka, uro usan, kayu usan, kayu ujan, belasan. Nusa Tenggara: manas (Bali), nanas (Sasak), aruma, fanda, pandal (Bima), panda (Sumba), nana (Sawu), peda, anana, pedang (Flores), parangena, nanasi (Taluud).Sulawesi: tuis mangandow, na'asi, nanasi, tuis, tuis ne walanda, busa, pinang (Ut.Alf.), nanati (Gorontalo), lalato (Buol), nanasi (Toraja), pandang (Makasar, Bugis), edan, ekam, hedan (Timor). esne (Kisar), ngewu (Tanimbar). Maluku: ai nasi, than baba-ba, kai nasi (Seram Timur), bangkalo, kampora, kanasoi (Seram Barat), anasu, banggala, bangkala, kai nasu, kambala, kampala (Seram selatan), arnasinu, kanasi, kurnasin, mangala, nanasi (Amb.Alf.), nanasu, anasul (Ulias). Irian Jaya: Manilmap, miniap.
Nama Asing : Pineapple (I), ananas (I;B;P;J), Pinya (Tag.).
Nama Simplisia : Ananas Fructus (buah nanas).

Sifat dan Khasiat

Buah masak sifatnya dingin, berkhasiat mengurangi keluarnya asam lambung yang berlebihan, membantu mencernakan makanan di lambung, antiradang, peluruh kencing (diuretik), membersihkan jaringan kulit yang mati (skin debridement), mengganggu pertumbuhan set kanker, menghambat penggumpalan trombosit (agregasi platelet), dan mempunyai aktifitas fibrinolitik.
Buah muda rasanya asam, berkhasiat memacu enzim pencernaan, antelmintik, diuretik, peluruh haid (emenagog), abortivum, peluruh dahak (mukolitik), dan pencahar. Daun berkhasiat antipiretik, antelmintik, pencahar, antiradang, dan menormalkan siklus haid.
Komposisi :
Buah mengandung vitamin (A dan C), kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa (gula tebu), dan enzim bromelain. Bromelain berkhasiat antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, mengganggu pertumbuhan set kanker, menghambat agregasi platelet, dan mempunyai aktivitas fibrinolitik. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada penderita sembelit (konstipasi). Daun mengandung calsium oksalat dan pectic substances.

Efek Farmakologis dan Hasil Penelitian

Penelitian terhadap pengaruh penambahan sari buah nanas terhadap mutu susu sapi telah dilakukan. Ternyata, pada penambahan 3,4 ml sari buah nanas diperoleh populasi bakteri terendah, yaitu 37,60x 10' sel/ml dan kadar lemak tertinggi 7,594%. Pada penambahan 3,2 ml sari buah nanas diperoleh kadar protein tertinggi 19,138°Io (M. Nuh Nasution, Jurusan Biologi FMIPA UNAND, 1993).

Ternyata, enzim yang terkandung dalam buah nanas berkhasiat debridement yang cepat (percobaan dilakukan pada tikus yang mengalami luka bakar). Pemberian ekstrak nanas muda sebanyak 0,2 ml pada mencit hamil dapat mematikan embrio mencit jika diberikan pada umur kehamilan 2 dan 4 hari. Jika diberikan pada umur kehamilan 6 hari, kehamilan tetap berlangsung dan dapat melahirkan normal (Mulyoto, FB UNSOED, 1986).

Pemanfaatan :

Bagian yang Digunakan:
Bagian yang digunakan adalah buah dan daun.

Indikasi:
  • Buah nanas digunakan untuk pengobatan :
  • rasa penuh di lambung,
  • sembelit,
  • radang tenggorok,
  • menurunkan berat badan,
  • beri-beri,
  • keseleo, bengkak terpukul,
  • darah mudah menggumpal (blood coagulation),
  • aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah),
  • menghambat pertumbuhan tumor,
  • meningkatkan penyerapan (absorbsi) obat,
  • terlambat haid, dan
  • cacingan.

Cara Pemakaian:
Untuk obat yang diminum, jus 1/2-2 buah nanas ukuran sedang atau dapat juga diparut, lalu minum.
Untuk pemakaian obat luar, kupas buah nanas, lalu parut. Turapkan hasil parutannya pada bagian tubuh yang sakit, seperti membersihkan jaringan mati (debridement) pada luka bakar, ketombe, bisul, koreng, dan radang kulit (dermatitis). Cara lain, tumbuk daun nanas sampai halus, lalu balurkan pada luka bakar, bisul, dan gatal-gatal.

Contoh Pemakaian:
- Cacingan
Kupas 1 buah nanas muda, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, bilas dengan air masak, lalu parut. Peras clan saring hasil parutannya, lalu minumkan pada anak yang cacingan sedikit demi sedikit.

- Keseleo, memar akibat terpukul
Kupas 1 buah nanas yang sudah masak, potong-potong, lalu dijus. Minum air yang terkumpul sekaligus.

- Radang tenggorokan
Kupas 2 buah nanas yang telah masak, lalu cuci sampai bersih. Potong-potong, lalu dijus atau diparut. Selanjutnya, peras menggunakan sepotong kain bersih. Minum air perasan yang terkumpul, sehari 3 kali, setiap kali cukup 1/3 bagian.

- Peradangan di kulit (dermatitis), ketombe
Sediakan 1/2 buah nanas yang telah masak. Kupas kulitnya, lalu parut. Hasil parutannya dipakai untuk menggosok kulit yang bersisik dan mengelupas, baik di kulit kepala atau bagian lain dari tubuh. Lakukan sekali sehari, malam sebelum tidur. Keesokan paginya baru dicuci bersih. Lakukan setiap hari.

- Ketombe
Sediakan 1/4 buah nanas masak. Kupas kulitnya, lalu parut, peras, dan saring. Tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis dan aduk sampai rata. Gunakan ramuan ini untuk menggosok kulit kepala yang berketombe. Lakukan malam sebelum tidur. Keesokan paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu.

- Menurunkan berat badan
Kupas 1 buah nanas yang tidak terlalu matang, lalu cuci sampai bersih. Potong-potong, lalu dijus atau diparut. Selanjutnya, peras menggunakan sepotong kain bersih dan air perasannya langsung diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari.

- Sembelit
Kupas 3 buah nanas yang belum masak, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, jus atau parut, lalu peras. Minum air perasannya setelah makan, sehari 2 kali, masing-masing cukup 1/2 gelas.

- Beri-beri
Kupas 2 buah nanas yang sudah masak, lalu cuci sampai bersih. Selanjutnya, jus atau parut, lalu peras. Minum air perasannya sekaligus. Sebaiknya diminum pagi atau siang hari sesudah makan.

- Luka bakar, gatal dan bisul
Cuci daun nanas sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Balurkan pada bagian yang sakit.

- Rasa penuh di lambung karena pencernaan terganggu
Minum jus nanas 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas (150 cc). Lakukan 1/2 jam sebelum makan.

Catatan:
  • Ibu hamil dilarang minum perasan buah nanas muda.
  • Buah nanas di dalam saluran cerna difermentasi menjadi alkohol yang dapat menimbulkan kambuhnya rematik Gout.
  • Penderita kencing manis (diabetes mellitus) dianjurkan untuk membatasi dalam mengonsumsi buah nanas karena kandungan gula buah yang masak cukup tinggi.

Manfaat Tomat

Mencegah kanker : Tomat berbasis fitokimia dan karotenoid, seperti lycopene, yang memiliki efek anti kanker. Manfaatnya untuk kulit, buah tomat dapat mendorong perbaikan sel kulit yang terkena paparan sinar matahari. Disamping itu juga, dapat memberikan proteksi terhadap kanker kulit.

* Osteoporosis: Setidaknya dua penelitian telah membuktikan bahwa konsumsi lycopene mengurangi risiko osteoporosis. Pada tahun 2009, sebuah penelitian AS menemukan, orang-orang yang makan lebih dari 4,4 porsi likopen seminggu risiko mengalami patah tulang secara signifikan lebih sedikit.

* Penyakit jantung: Para ilmuwan dari University of Adelaide mengatakan, bahwa makan setidaknya 25mg likopen sehari dapat menurunkan tekanan darah dan mengurangi kolesterol hingga 10 persen.

Porsi : Satu cangkir tomat mentah dapat mengandung 3.46 mg hingga 21 mg likopen. Para ilmuwan mengatakan mengambil 500 ml jus tomat setiap harinya atau 50 g pasta tomat dapat memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung.

Cara meningkatkan manfaat : Makanlah tomat yang sudah dimasak. Pasalnya, kandungan lycopene dalam buah tomat akan meningkat sebesar 54 persen setelah dua menit dimasak dan 164 persen setelah setengah jam.

Manfaat Buah Apel

Pepatah sebutir apel setiap hari menjauhkan anda dari penyakit bukanlah isapan jempol. Beragam penelitian membuktikan betapa banyak yang dapat anda peroleh dari kebiasaan mengonsumsi apel. Inilah beberapa kondisi yang dapat dicegah dengan memakan apel :

* Kematian prematur :  Menurut sebuah studi, banyak mengonsumsi apel mempunyai efek positif terhadap mortalitas (kematian). Seperti diketahui, apel tinggi akan kandungan flavonoid, dimana tanaman ini mempunyai pigmen yang memiliki efek antioksidan.

* Penyakit jantung : Studi menunjukan, konsumsi apel setiap harinya akan menurunkan risiko penyakit jantung sebesar 22 persen, dan menurunkan kolesterol 'buruk' sebesar 23 persen (setelah enam bulan).

* Penyakit Alzheimer : Apel mengandung antioksidan yang membantu mencegah toksisitas di dalam neuron otak, yang terkait dengan pengembangan Alzheimer.

Cara meningkatkan manfaat: Untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar, makanlah apel beserta dengan kulitnya. Karena, kulit apel mengadung 75 persen serat makanan dan setidaknya selusin senyawa anti kanker.

Sehat Dengan Alpukat

Alpukat memiliki banyak nama. Ada yang menyebutnya alpukat, apokat atau avokad. Banyak manfaat dari alpukat. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna warna coklat pada produk dari bahan kulit. Dan daging buahnya yang lezat diyakini khasiatnya terhadap kesehatan dan kecantikan karena kandungan nutrisinya yang melimpah.

Buah asal Amerika Tengah dan Meksiko yang memiliki nama latin Persea americana ini ialah tumbuhan penghasil buah yang kini banyak dibudidayakan di daerah tropis di dunia, termasuk di Indonesia. Buahnya memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah alpukat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.

Kaya Vitamin

Vitamin C dan E dikenal sebagai antioksidan kuat. Vitamin C penting untuk membentuk kolagen, serat dan struktur protein, meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi dan membantu tubuh menyerap zat besi.

Sedangkan vitamin E selain membantu melindungi sel dengan aktivitas antioksidannya, juga dikenal sebagai vitamin yang berguna untuk menghaluskan kulit. Sehingga kombinasi vitamin C dan vitamin E membuat kulit menjadi kenyal, menghilangkan kerut, membuat kulit terlihat muda dan segar. Dalam tiap 100 gram buah alpukat segar mengandung 10 mg vitamin C (memenuhi 17% kebutuhan harian) dan 2,1 mg vitamin E (memenuhi 10% kebutuhan).

Kandungan vitamin B6 dalam 100 gram buah alpukat segar mencapai 0,3 mg atau 13% dari kebutuhan harian kita. Vitamin ini berkhasiat untuk meredakan sidrom pre-menstruasi yang umumnya diderita wanita setiap bulan, juga membantu tubuh untuk mensintesis asam amino non esensial serta produksi sel darah merah.

Alpukat termasuk sumber vitamin K yang baik, dengan kandungan mencapai 21 mcg atau memasok 26% kebutuhan vitamin K sehari kita.

Vitamin K penting untuk sintesis beberapa protein termasuk dalam pembekuan darah, juga dibutuhkan untuk pembentukan tulang.

Folat merupakan koenzim penting dalam sintesa sel-sel baru. Dan setiap 100 gram buah alpukat segar mengandung 81 mcg atau memenuhi 20% kebutuhan folat sehari. Selain itu, Kandungan asam pantotenatnya mencapai 1,4 mg (memenuhi 14% kebutuhan) dalam tiap 100 gram buahnya yang berperan dalam metabolisme sebagai bagian dari koenzim A yang berperan untuk membawa molekul dalam proses pemecahan glukosa, asam lemak dan metabolisme energi.

Dalam 100 gram buah alpukat segar mengandung 1,7 mg (memenuhi 9% kebutuhan) niasin (vitamin B3). Niasin memiliki keunikan di antara vitamin B karena tubuh dapat membentuknya dari asam amino triptofan. Niasin juga membantu kesehatan kulit, sistem syaraf dan sistem pencernaan.

Riboflavin (vitamin B2)membantu enzim untuk menghasilkan energi dari nutrisi penting untuk tubuh manusia, di mana kandungannya dalam 100 gram alpukat mencapai 0,1 mg (memenuhi 8% kebutuhan harian kita).

Kaya Mineral

Alpukat adalah sumber potasium (kalium) yang baik, yang berfungsi membantu mengurangi depresi, mencegah pengendapan cairan dalam tubuh dan dapat menurunkan tekanan darah. Kandungannya dalam 100 gram alpukat segar adalah 485 mg (memenuhi 14% kebutuhan).

Zat besi dan tembaga diperlukan dalam proses regenerasi darah sehingga mencegah penyakit anemia. Dan dalam tiap 100 gram buah alpukat mengandung 0,5 mg besi (3% kebutuhan) dan 0,2 mg tembaga (9% kebutuhan).

Alpukat juga kaya akan mineral mangan dan seng yang bermanfaat untuk meredakan tekanan darah tinggi, memantau detak jantung dan menjaga fungsi saraf tetap terjaga. Kandungan mangan dalam tiap 100 gram alpukat adalah 0,1 mg (7% kebutuhan) dan mengandung 0,6 mg seng (memenuhi 4% kebutuhan seng sehari).

Dalam 100 gram alpukat juga mengandung 29 mg magnesium (memenuhi 7% kebutuhan) untuk memberikan kesehatan dan menguatkan tulang dan sendi. Tiap 100 gram alpukat juga mengandung 52 mg fosfor (memenuhi 5% kebutuhan fosfor kita sehari) yang fungsi utamanya sebagai pemberi energi dan kekuatan, sebagai penunjang kesehatan gigi dan gusi dan untuk sintesa DNA.

Kaya Serat

Berbeda dari kebanyakan buah, alpukat mengandung gula buah atau fruktosa dalam jumlah kecil, tapi serat selulose yang melimpah. Serat ini baik juga untuk mengendalikan kadar gula darah. Dan di tiap 100 gram buah alpukat segar mengandung 6,7 gram serat (memenuhi 27% kebutuhan).

Kaya Lemak Baik

Alpukat memang mengandung lemak yang cukup tinggi, namun dalam bentuk lemak tak jenuh. Lemak ini berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah (LDL), yang berarti dapat mencegah penyakit stroke, darah tinggi, kanker atau penyakit jantung. Kandungan asam lemak Omega 3 dalam 100 gram alpukat mencapai 110 mg dan 1689 mg asam lemak Omega 6.

sumber: magazine sportindo.com
 

Khasiat Buah Pepaya


Pepaya atau Carica papaya, Linn.
Familia : Cariccaceae

Pepaya (carica papaya) merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan basah. Pepaya menyerupai palma, bunganya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan, rasanya seperti buah melon. Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 8 sampai 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Apabila daun pepaya tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah, akan nampak bahwa daun pepaya tersebut simetris. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipoting melintang. Tanaman ini juga dibudidayakan di kebun-kebun luas karena buahnya yang segar dan bergizi.

Nama Lokal :
Papaw (Inggris), Pepaya (Indonesia), Gedang (Sunda); Betik, Kates, Telo gantung (Jawa);

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Batu ginjal, Hipertensi, Malaria, Sakit keputihan, Kekurangan ASI; Reumatik, Malnutrisi, Gangguan saluran kencing, haid berlebihan; Sakit Perut saat haid, Disentri, Diare, Jerawat, Ubanan;
1. Batu Ginjal (niersteen = Belanda)
  • Bahan: 7 lembar daun pepaya
  • Cara membuat dan menggunakan :
  • Memakai formula 3-5-7 plus, artinya :
  • Hari Pertama, 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
  • Hari Kedua, 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
  • Hari Ketiga, 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus.
  • Untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa muda (degan=Jawa), yang dipilih dari buah kelapa hijau.
Catatan : bagi yang mengidap hipertensi tidak boleh minum resep ini.

2. Hipertensi (tekanan darah tinggi)
a. Bahan: 2 potong akar pepaya
  • Cara membuat: direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring;
  • Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir

b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara
  • Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring
  • Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

3. Malaria
  • Bahan: 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam secukupnya.
  • Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut-turut.

4. Sakit Keputihan
  • Bahan: 1 lembar daun pepaya, 1 potong akar rumput alang-alang, adas pulosari secukupnya.
  • Cara membuat: daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring
  • Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.

5. Kekurangan ASI
  • Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda) tanpa dikuliti.
  • Cara membuat: buah pepaya tersebut dibelah menjadi 2 bagian, sebagian direbus dengan air dan sebagian yang lain menggunakan cuka.
  • Cara menggunakan: air rebusan tersebut diminum 2-3 sendok teh sehari dan dilakukan secara teratur.

6. Reumatik
a. Bahan: buah pepaya, 2 butir telur ayam kampung;
  • Cara membuat: buah pepaya dipotong penampangnya kemudian telur dimasukkan dalam pepaya melalui lubang yang telah dibuat dengan memotong penampang tadi, ditutup kembali rapat-rapat dan dibakar hingga telur yang ada di dalamnya masak
  • Cara menggunakan: telur yang sudah masak tersebut dimakan pagi dan sore

b. Bahan: 2 potong akar pepaya, 1 lembar daun pepaya;
  • Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring.
  • Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas pada sore hari.

7. Malnutrisi (gejala kekurangan salah satu zat makanan pada balita)
a. Bahan: 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya.
  • Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus.
  • Cara menggunakan: dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit.

b. Bahan: 1 lembar daun pepaya
  • Cara membuat: direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya
  • Cara menggunakan: diminumkan pada balita 2 sendok makan setiap hari.

8. Gangguan saluran kencing
  • Bahan: 3 potong akar pepaya
  • Cara membuat: direbus dengan 1 liter air air sampai mendidih, kemudian disaring.
  • Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 0,5 gelas.

9. Haid berlebihan
Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda)
Cara membuat: direbus dengan air sampai masak.
Cara menggunakan: dimakan dagingnya.

10. Sakit perut pada waktu haid
  • Bahan: 1 lembar daun pepaya, buah asam dan garam secukupnya
  • Cara membuat: daun pepaya ditumbuk halus, dicampur dengan bahan lainnya sampai merata dan ditambah air sampai merata dan ditambah air masak secukupnya, kemudian diperas dan disaring.
  • Cara menggunakan: diminum pada saat haid.

11. Disentri
  • Bahan: 2 lembar daun pepaya dan 1 sendok teh bubuk kopi.
  • Cara membuat: kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring.
  • Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 cangkir.

12. Diare
a. Bahan: 7-10 biji buah pepaya
  • Cara membuat: biji pepaya dicuci bersih dan dikunyah.
  • Cara menggunakan: Ditelan atau dimakan 1 kali sehari

b. Bahan: 1 lembar daun pepaya dan 1 sendok minyak kelapa
  • Cara membuat: direbus dengan air dan diberi minyak kelapa sebanyak 1 sendok
  • Cara menggunakan: daun pepaya yang sudah menjadi layu dan lemas itu dalam keadaan masih hangat ditempelkan pada perut si sakit.

Khasiat Jambu Biji


Jambu biji (Psidium guajava linn) berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Umumnya ditanam di pekarangan dan di ladang-ladang. Pohon jambu biji merupakan tanaman perdu yang bercabang banyak, tingginya dapat mencapai 12 m. Besarnya buah bervariasi dari yang yang berdiameter 2,5 cm sampai dengan lebih dari 10 cm.

Jambu yang digemari oleh masyarakat umumnya yang berdaging lunak dan tebal, rasanya manis, berbiji sedikit dan buahnya berukuran besar. Beberapa jenis jambu biji yang diunggulkan antara lain jambu Pasar Minggu, Jambu Bangkok, jambu Palembang, jambu sukun, jambu apel, jambu sari, jambu merah dan jambu merah getas.

Di antara berbagai jenis buah, jambu biji mengandung vitamin C yang paling tinggi dan cukup mengandung vitamin A. Dibanding buah-buahan lainnya seperti jeruk manis yang mempunyai kandungan vitamin C 49 mg/100 gram bahan, kandungan vitamin C jambu biji 2 kali lipat. Vitamin C ini sangat baik sebagai zat antioksidan. Sebagian besar vitamin C jambu biji terkonsentrasi pada kulit dan daging bagian luarnya yang lunak dan tebal.
Kandungan vitamin C jambu biji mencapai puncaknya menjelang matang. Selain pemasok andal vitamin C, jambu biji juga kaya serat, khususnya pectin (serat larut air), yang dapat digunakan untuk bahan pembuat gel atau jeli. Manfaat pectin lainnya adalah untuk menurunkan kolesterol yaitu mengikat kolesterol dan asam empedu dalam tubuh dan membantu pengeluarannya. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital and Research center Morrabad, India menunjukkan jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah penderita hipertensi essensial.

Tabel Kandungan Gizi jambu biji dalam 100 gram
Kandungan Jumlah Kandungan Jumlah
Energi
Vitamin A
Protein
Vitamin B1
Lemak
Vitamin B2
Karbohidrat
49,00 ka
25 SI
0,90 gr
0,05 mg
0,30 gr
0,04 mg
12,20 gr
Vitamin C
Kalsium
Niacin
Fosfor
Serat
Besi
Air
87,00 mg
14,00 mg
1,10 mg
28,00 mg
5,60 gr
1,10 mg
86 gram
Bagian yg dapat dimakan 82 %

Jambu biji juga mengandung tannin, yang menimbulkan rasa sepat pada buah tetapi juga berfungsi memperlancar sistem pencernaan, sirkulasi darah, dan berguna untuk menyerang virus.


Kurangi resiko penyakit jantung sampai 16%

Jambu biji juga mengandung kalium yang berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi lainnya ke sel-sel tubuh, mengendalikan keseimbangan cairan pada jaringan dan sel tubuh. Penelitian yang dilakukan Singh Medical Hospital & Research Centre Morabad , India menunjukkan bahwa jambu biji dapat menurunkan kadar kolesterol total dan trigliserida darah serta tekanan darah penderita hipertensi. Karena kandungan likopen yang tinggi ini, di Indonesia jus buah jambu merah sering kali dipergunakan untuk meningkatkan kadar trombosit penderita penyakit demam berdarah. Menurut Dr. James Cerda dengan memakan jambu biji 0,5 - 1 kg / hari selama 4 minggu resiko terkena penyakit jantung dapat berkurang sebesar 16 %.

Dalam jambu biji juga ditemukan likopen yaitu zat non gizi potensial lain selain serat. Likopen adalah karatenoid (pigmen penting dalam tanaman) yang terdapat dalam darah (0,5 mol per liter darah) serta memiliki aktivitas anti oksidan. Riset-riset epidemologis likopen pada studi yang dilakukan peneliti Itali, mencakup 2.706 kasus kanker rongga mulut, tekek, kerongkongan, lambung, usus besar dan dubur, jika mengkonsumsi likopen yang meningkat, khususnya pada jambu biji yang daging buahnya berwarna merah, berbiji banyak dan berasa manis mempunyai efek memberikan perlindungan pada tubuh dari beberapa jenis kanker.

Disamping manfaat jambu biji untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah serta mencegah munculnya kanker, memperkuat daya tahan tubuh terhadap serangan penyakit, meningkatkan kesehatan gusi, gigi dan pembuluh kapiler serta membantu penyerapan zat besi dan penyembuhan luka. Jambu biji juga berkhasiat anti radang, anti diare dan menghentikan pendarahan, misalnya pada penderita demam berdarah dengue (DHF).

Jambu Merah Tidak Bisa Sembuhkan DBD

Jambu merah dipercaya bisa meningkatkan kadar trombosit darah yang turun saat demam berdarah. Namun sebenarnya secara medis jambu merah tidak serta merta bisa menyembuhkan demam berdarah. "Jambu merah hanya untuk meningkatkan daya tubuh," kata Dian Afianti, dokter di Rumah Sakit Roemani, Semarang, Jawa Tengah.

Jadi bila anda menderita demam berdarah sebaiknya pengobatan medis tetap diperlukan. Lebih penting lagi sebaiknya cegah demam berdarah dengan menjaga kebersihan lingkungan serta memberantas sarang nyamuk dan jentik-jentiknya.

Khasiat Buah Pisang


Tumbuhan ini berasal dari Asia dan tersebar di spanyol, Itali, Indonesia, Amerika dan bagian dunia yang lain. Tumbuhan pisang menyukai daerah alam terbuka yang cukup sinar matahari , cocok tumbuh didataran rendah sampai pada ketinggian 1000 meter lebih diatas permukaan laut. Pada dasarnya tanaman pisang merupakan tumbuhan yang tidak memiliki batang sejati. Batang pohonnya terbentuk dari perkembangan dan pertumbuhan pelepah pelepah yang mengelilingi poros lunak panjang , Batang pisang yang sebenarnya terdapat pada bonggol yang tersembunyi di dalam tanah

Nama Latin : Musa Paradisiaca, Linn.
Famili : Musaceae

Nama Lokal :
Banana (Inggris), Tsiu, Cha (Cina), Pisyanga, Kila (India); Pisang (Indonesia), Klue (Thailand), Pyaw, Nget (Burma); Gedang (Jawa), Cau (Sunda), Biu (Bali), Puti (Lampung); Wusak lambi, lutu (Gorontalo), Kulo (Ambon), Uki (Timor).

Kandungan Kimia :
Menurut penelitian pisang mengandung kadar antara lain : - Vitamin A, B1, C - Lemak - Mineral (Kalium, chlor, natrium, magnesium, posfor ) - Karbohidrat - Dextrose - Air - Sucrose - Levulose - Zat Putih telut - Zat Tepun.
Penyakit Yang Dapat Diobati :
Pendarahan rahim, Merapatkan vagina, Sariawan usus, Ambeien; Cacar air, Telinga dan Tenggorokan bengkak, Disentri, Amandel; Kanker perut, Sakit kuning (lever), Pendarahan usus besar, Diare;

Kanker Perut
  • Bahan: Tunas / anak batang pohon pisang dan 1 potong tumbuhan benalu teh
  • Cara membuat: anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 4 gelas, kemudian direbus bersama dengan benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 2 gelas.
  • Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 gelas, pagi dan sore dan dilakukan secara teratur.

Sakit Kuning
  • Bahan: Buah pisang emas yang sudah masak
  • Cara menggunakan: makan buah pisang emas yang banyak.

Keluarga Berencana
  • Bahan: Bunga Pisang ambon
  • Cara membuat: direbus dengan air sampai mendidih
  • Cara menggunakan: diminum airnya 2 kali sehari, pagi hari dan sebelum tidur. Dilakukan selama 7 hari berturut turut sesudah menstruasi atau melahirkan.

Pendarahan Usus Besar
  • Bahan: tunas/ anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh
  • Cara membuat: anak pisang diparut dan diperas untuk di ambil airnya sebanyak 2 gelas kemudian direbus bersama dengan bonggol benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1 cangkir.

Pendarahan Rahim
  • Bahan: tunas / anak pisang dan 1 potong bonggol benalu teh
  • Cara membuat: anak pisang diparut dan diambil airnya sebanyak 2 gelas. Kemudian direbus bersama dengan bonggol benalu teh tersebut sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 1 kali sehari 1/2 gelas.

Mencegah Pendarahan Sehabis Melahirkan
  • Bahan: batang pohon pisang
  • Cara membuat: batang pohon pisang diparut untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum 2 kali sehari 1/2 gelas.

Sariawan Usus
  • Bahan: Kulit buah pisang kluthuk yang sudah masak dan buah pisang mentah.
  • Cara membuat: Kulit pisang kluthuk dan buah pisang mentah tersebut diiris-iris tipis, kemudian ditumbuk halus, diperas sampai keluar airnya dan diembun-embunkan semalam di luar rumah.
  • Cara menggunakan: diminum setelah bangun tidur / pagi hari.

Merapatkan Vagina dan Mencegah Pendarahan Setelah Bersalin
  • Bahan: batang pohon pisang batu yang belum berbunga.
  • Cara membuat: Pohon pisang dipancung untuk diambil airnya yang bersih
  • Cara menggunakan: digunakan untuk mencuci Vagina setelah bersalin.

Ambeien
  • Bahan: buah pisang kluthuk yang masih mentah, adas pulasari secukupnya dan 1 potong gula merah.
  • Cara membuat: buah pisang kluthuk diparut untuk diambil airnya. Kemudian dicampur dengan bahan lainnya dan diaduk sampai merata.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum.

Cacar Air
  • Bahan: bonggol batang pisang kluthuk, adas pulosari
  • Cara membuat: bonggol pisang diparut untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan bahan lainnya sampai merata.
  • Cara menggunakan: disaring dan diminum.

Telinga Bengkak
  • Bahan: Kulit pisang kustruk
  • Cara membuat: Kulit pisang dipanggang dan dalam keadaan hangat-hangat diperas untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: dioleskan pada bagian telinga yang bengkak.

Tenggorokan Bengkak
  • Bahan: Bonggol pisang kapok (kepok)
  • Cara membuat: Bonggol pisang diparut dan diperas untuk diambil airnya.
  • Cara menggunakan: dipakai untuk kumur.

Disentri
  • Bahan: Bonggol pisang kluthuk
  • Cara membuat: diparut untuk diambil airnya sebanyak 1/2 gelas
  • Cara menggunakan: diminum 3 hari sekali

Diare (orang dewasa)
  • Bahan: buah pisang kapur mentah
  • Cara membuat: dibakar
  • Cara menggunakan: dimakan

Diare (Bayi)
  • Bahan: buah pisang kapok (kepok) mentah
  • Cara membuat: diiris-iris dan digoreng tanpa minyak
  • Cara menggunakan: dimakan oleh ibu yang sedang menyusui bayi tersebut.

Amandel
  • Bahan: bonggol batang pisang
  • Cara membuat: diparut dan diperas \untuk diambil airnya
  • Cara menggunakan: diminum.


Mencegah Infeksi
  • Bahan: getah pelepah daun pisang
  • Cara membuat: pelepah pisang dipancung dan diambil getahnya.
  • Cara menggunakan: dioleskan pada bagian yang luka.

Hidung berdarah
  • Bahan: akar pisang kepok atau batang pohonnya secukupnya.
  • Cara membuat: ditumbuk halus dan disedu dengan air panas
  • Cara menggunakan: diminum sebanyak ½ gelas sekaligus.

Digigit Binatang (Ular) berbisa
  • Bahan: Bonggol batang pisang raja;
  • Cara membuat: diparut dan diperas untuk diambil airnya;
  • Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari ½ - 1 gelas.

Melancarkan Buang Air besar
  • Bahan: buah pisang ambon lumut atau pisang emas yang masak
  • Cara menggunakan: makan yang banyak.

Sakit mata
  • Bahan: Pisang ambon atau pisang cere yang sudah masak
  • Cara menggunakan: makan pisang ambon 2 kali 3 buah setiap hari, atau makan pisang cere 3 kali 4 buah setiap hari.

Khasiat Buah Mahkota Dewa


Setelah mengetahui khasiat tumbuhan satu ini, mungkin Anda segera berminat menanamnya. Dunia tanaman obat kini kedatangan “pendatang baru” yang lumayan hebat. Mahkota dewa namanya.
Ia bisa membuat penderita penyakit ringan macam gatal-gatal, pegal-pegal, atau flu, hingga penyakit berat seperti kanker dan diabetes, merasakan kesembuhan.
Mengetahui khasiat tumbuhan satu ini, mungkin Anda segera berminat menanamnya. Betapa tidak. Tanaman ini ternyata punya khasiat luar biasa. Ia bisa menyembuhkan gangguan kesehatan dari yang ecek-ecek hingga yang nyaris tak ada harapan sembuh. Kalau cuma pegal-pegal, sehari dua hari bakal hilang.

Flu?
Wah, itu tugas yang juga bisa dibereskan dalam sehari dua hari. Diabetes pun bakal takluk dalam beberapa bulan.

Bagaimana dengan kanker?
Meski butuh waktu bulanan, tanaman ini pun sanggup melawannya sampai titik darah penghabisan. Paling tidak itu berdasarkan pengalaman empiris banyak orang, termasuk yang merasa sembuh dari penyakit pada organ hati atau jantung, hipertensi, rematik, serta asam urat.
Untuk mengolahnya jadi obat pun sangat gampang. Cuma dengan menyeduh “teh racik” terbuat dari kulit dan daging buah, cangkang buah, atau daunnya, bahan obat alami ini pun siap dipakai. Kalau enggak menghendaki rasa pahitnya, kita bisa sedikit bersusah payah mengolahnya menjadi ramuan instan. Rasanya ditanggung lebih sedap tanpa mengurangi khasiat.
Itulah mahkota dewa (Phaleria macrocarpa). Tanaman yang kabarnya berasal dari daratan Papua ini di Jawa Tengah dan Yogyakarta dijuluki makuto dewo, makuto rojo, atau makuto ratu. Orang Banten menyebutnya raja obat, karena khasiatnya bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Sementara, orang-orang dari etnik Cina menamainya pau yang artinya obat pusaka.

Dari alergi hingga kanker
Sebagian orang mungkin pernah sekadar melihatnya, sebagian lagi mendengar namanya pun tidak pernah. Wajar bila selama ini sangat sedikit orang tahu mahkota dewa. Apalagi khasiatnya. Bahkan, di banyak lembaga penelitian yang menangani tumbuhan berkhasiat obat belum ditemukan hasil penelitiannya.
Sampai saat ini, setidaknya baru dr. Regina Sumastuti dari Jurusan Farmakologi, Universitas Gadjah Mada yang telah menelitinya. Itu pun masih terbatas pada pengujian terhadap efek antihistamin atau antialergi.
Padahal, kalangan keraton Solo dan Yogyakarta telah lama mengenalnya dan memanfaatkannya sebagai tanaman obat. Beruntung, lama-lama manfaat luar biasa ini bocor ke kalangan awam.
Sekarang, tanaman ini seakan turun dari langit sebagai “dewa penyelamat” orang sakit. Berbagai kesaksian dikemukakan mereka yang telah merasakan khasiatnya. Dalam buku Mahkota Dewa Obat Pusaka Para Dewa karya Ning Harmanto, ketua Kerukunan Wanita Tani Bunga Lily, yang menekuni pengobatan dengan mahkota dewa, ada 26 orang yang mengakui keampuhannya atau ditulis berhasil sembuh dari sakitnya berkat mahkota dewa.
Di antara mereka adalah Tuti Ariestyani Winata, yang setelah menjalani operasi pengangkatan kista di rahim, mengalami kemunduran kondisi tubuh. Badannya kurus, perutnya membuncit seperti sedang hamil tua, jari-jari kakinya menggemuk, tekanan darahnya naik-turun, dan Hb-nya sangat rendah.
Beberapa dokter yang dikunjunginya memberikan diagnosis berbeda. Ada yang mendiagnosisnya menderita kanker hati, sirosis hati, dan ada pula yang menyatakan dia menderita hepatitis kronis. Tak kunjung memperoleh kepastian penyakit yang dideritanya, atas saran Ning, Tuti akhirnya mengonsumsi air rebusan daging buah mahkota dewa. Setelah enam bulan, Tuti merasa sembuh dan kondisi tubuhnya membaik kembali.
Selain Tuti, Diana yang berdomisili di Bekasi menyatakan berhasil sembuh dari penyakit kanker di payudara kanannya setelah menjalani operasi dua kali lagi untuk membersihkan kanker di payudara kirinya.
Anna Winata di Bogor dan Retno di Bekasi juga merasakan sehat kembali dari sakit kanker rahim berkat mahkota dewa. Ny. Parlan di Balikpapan pun berhasil menormalkan kadar gula darahnya berkat tumbuhan obat ini.
Masih banyak lagi contoh keberhasilan yang lain. Sayangnya, yang tidak berhasil tidak pernah terungkap, sehingga tidak bisa diketahui penyakit apa yang tidak mampu dilawan tanaman berbuah merah menyala ini.
Selama ini daun dan buah mahkota dewa dimanfaatkan masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa, sebagai obat penyakit kulit, gatal-gatal, dan eksim. Penyakit tersebut ditandai dengan gejala gatal-gatal, pertanda adanya alergi terhadap agen tertentu yang mendorong sel-sel tubuh mengeluarkan histamin.
Soal kemampuan melawan penyakit kulit ini Sumastuti sudah membuktikannya. Dari penelitian secara in vitro menggunakan usus halus marmot, diketahui, memang benar daun dan buah mahkota dewa mempunyai efek antihistamin. Artinya, tanaman tersebut secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan penggunaannya sebagai obat gatal-gatal akibat gigitan serangga atau ulat bulu, eksim, dan penyakit lain akibat alergi.
Penelitian lain masih kita tunggu untuk membuktikan khasiat luar biasa seperti yang dirasakan beberapa orang di atas. Namun, cerita dari mulut ke mulut rupanya sudah membuat orang, terutama yang sakit berat dan umumnya hampir putus harapan, percaya. Maka, orang pun mulai beramai-ramai mencari bagian berkhasiat mahkota dewa.
Tak sedikit yang mencoba menanamnya di pekarangan rumah. Bahkan, ada yang melihat “wabah” ini sebagai peluang usaha untuk membudidayakan dan mengolahnya menjadi produk ramuan obat tradisional atau jamu dengan berbagai bentuk.

Dijadikan “teh”
Menanam mahkota dewa memang bukan perkara sulit. Tumbuhan, yang bisa hidup baik pada ketinggian 10 - 1.000 m dpl., ini bisa ditanam dari biji atau hasil cangkokan.
Meski penanamannya bisa di dalam pot atau langsung di tanah, pertumbuhannya akan lebih baik bila ditanam di tanah. Tanaman dari biji biasanya sudah berbuah pada umur 10 - 12 bulan. Yang berasal dari cangkokan, mestinya berbuah lebih cepat.
Buah inilah bagian yang paling banyak digunakan sebagai obat alami, di samping daun dan batang. Dari ketiga bagiannya, yakni kulit dan daging buah, cangkang (batok biji), serta biji, yang dimanfaatkan umumnya kulit dan daging buah serta cangkangnya. Buah muda berwarna hijau dan yang tua berwarna merah cerah.
“Khasiat buah muda dan tua sama saja,” jelas Ning. Sayang, senyawa apa yang terkandung dalam bagian-bagian buah, masih belum terungkap secara detil. Cuma, Hutapea dkk. (1999), seperti dikutip Sumastuti, menyatakan, dalam daun dan kulit buah makuto dewo terkandung senyawa saponin dan flavonoid, yang masing-masing memiliki efek antialergi dan antihistamin.
Ning menulis, dalam keadaan segar, kulit dan daging buah muda mahkota dewa terasa sepet-sepet pahit. Sedangkan yang sudah tua sepet-sepet agak manis. Jika dimakan segar akan menimbulkan bengkak di mulut, sariawan, mabuk, bahkan keracunan. Apa penyebabnya, belum diketahui dengan pasti. Karenanya, tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya dalam keadaan segar.
Cangkangnya memiliki rasa sepet-sepet pahit, lebih pahit dari kulit dan daging buah. Bagian ini juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi langsung karena dapat mengakibatkan mabuk, pusing, bahkan pingsan. Namun, setelah diolah, bagian ini lebih mujarab ketimbang kulit dan daging buah. Ia dapat mengobati penyakit berat macam kanker payudara, kanker rahim, sakit paru-paru, dan sirosis hati.
Ada alasan mengapa biji mahkota dewa tidak dikonsumsi. “Bijinya sangat beracun. Kalau mengunyahnya, kita bisa muntah-muntah dan lidah mati rasa,” tambah Ning. Karenanya, bagian ini cuma digunakan sebagai obat luar untuk penyakit kulit.
Sudah tentu untuk menjadikan daging buah atau cangkangnya sebagai obat, perlu pengolahan terlebih dulu. Bisa dijadikan buah kering, teh racik, atau ramuan instan. Namun, yang sering dilakukan adalah dengan menjadikannya teh racik dan ramuan instan.
Bagian lain yang bisa dijadikan obat adalah batang dan daun. Menurut Ning dalam bukunya, batang mahkota dewa secara empiris bisa mengobati kanker tulang. Sedangkan daunnya bisa menyembuhkan lemah syahwat, disentri, alergi, dan tumor. Cara memanfaatkan daun adalah dengan merebus dan meminum airnya.
Jangan kaget. Begitu minum ramuan mahkota dewa, kita segera merasakan serangan kantuk. Efek ini normal. Efek lainnya adalah mabuk. Untuk menghilangkan efek ini dianjurkan untuk minum air lebih banyak. Untuk konsumsi selanjutnya, takaran mahkota dewa perlu dikurangi. Jika masih tetap mabuk, sebaiknya untuk sementara hentikan dulu. Di samping efek buruk tadi ternyata masih ada efek “baik”-nya. “Psst ... kadang-kadang kaum pria ada yang libidonya meningkat,” bisik Ning.
Menurut Ning, dalam proses menyembuhkan penyakit dalam atau penyakit serius macam kanker rahim, setelah pasien mengonsumsi seduhan mahkota dewa badannya bisa merasakan panas-dingin, bahkan kadang kala mengeluarkan gumpalan darah berbau busuk. “Ini merupakan proses pembersihan penyakit,” tulis Ning.
Penggunaannya bisa dalam bentuk ramuan tunggal bisa pula ramuan campuran. “Pencampuran dengan tumbuhan obat lain dimaksudkan untuk memperkuat khasiatnya dan menetralisir racun. Juga untuk mengurangi rasa tidak enaknya,” tutur Ning, yang mengaku sering melayani “resep” yang ditulis beberapa dokter.
Upaya penyembuhan menggunakan ramuan mahkota dewa, menurut Ning, tidak bisa cepat membuahkan hasil. Pengobatannya perlu dilakukan beberapa kali. Bahkan untuk penyakit berat yang kronis perlu waktu lama. Yang perlu diperhatikan adalah takaran penggunaannya mesti tidak melebihi yang dianjurkan. Kalau takarannya berlebih, pengaruh yang tidak diinginkan bisa muncul.
Mesti diingat, wanita hamil muda dilarang mengonsumsi mahkota dewa. Seperti dikutip Ning, Sumastuti juga telah membuktikan mahkota dewa mampu berperan seperti oxytosin atau sintosinon yang dapat memacu kerja otot rahim sehingga memperlancar proses persalinan. Ini bisa membahayakan kehamilan yang masih muda.
Yang tak kalah penting, pesan Ning, dalam menggunakan ramuan mahkota dewa kita dianjurkan menyugesti atau menyakinkan diri bahwa ramuan ini manjur, berdoa untuk kesembuhan kita, dan tetap mengunjungi dokter untuk mengetahui perkembangan kesehatan kita. (intisari)

Resep untuk Menjinakkan Kanker
Pada orang dewasa, untuk mengobati kanker (payudara atau rahim) yang tidak terlalu parah atau sekadar upaya pencegahan, cukup gunakan satu sendok makan ramuan instan yang diseduh dengan segelas air minum. Minum sehari dua kali, pagi dan sore hari.
Bila penyakitnya serius, perlu ramuan campuran teh racik mahkota dewa dan kunyit putih instan. Caranya, kita rebus satu sendok teh teh racik mahkota dewa dalam tiga gelas air hingga airnya tinggal setengahnya. Lalu, tambahkan satu sendok teh kunyit putih instan. Ramuan ini diminum tiga kali sehari.
Untuk penyakit yang sangat serius dosis ini dibuat dua kali lipat atau sampai satu sendok makan teh racik mahkota dewa. Pengobatan ini memerlukan waktu 3 - 6 bulan. Setelah pasien merasa sembuh ramuan tetap dikonsumsi dengan takaran dikurangi.

Mengendalikan diabetes
Untuk mencegah atau mengobati penyakit diabetes yang tidak terlalu serius diperlukan 3 - 5 potong teh racik mahkota dewa yang direbus dalam tiga gelas air bersama tiga lembar daun salam. Perebusan dilakukan hingga air tinggal setengahnya. Ramuan ini diminum tiga hari sampai seminggu sekali. Sedangkan untuk mengobati diabetes parah kita merebus dengan cara yang sama: sesendok teh racik mahkota dewa dan tiga lembar daun salam. Ramuan diminum tiga kali sehari.